Senin, 28 Februari 2011

Kesempatan


Tuhan Menciptakan Lebih Dari 212.000 Kelapangan Untuk 1 Buah Kesempitan

Apa yang Anda bayangkan jika sedang memandang segelas air penuh? Mungkin Anda berpikir bahwa ruang dalam gelas tersebut dipenuhi oleh molekul air yang kita kenal sebagai H2O. Anda tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa dalam gelas berisi air itu terdapat ruang kosong. Padahal faktanya, dengan mengabaikan jarak antara atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen, ruang kosong dalam segelas air tersebut paling tidak menempati 99.9528% ruangan dalam gelas. Bagaimana mungkin? Mari kita hitung dengan kasar….

Ukuran sebuah atom ditentukan dengan mengukur jarak antara inti atom
(nukleus) dengan elektron yang mengitarinya. Diketahui ukuran inti atom hidrogen berdiameter sekitar 1 femtometer (1 femtometer = 10-15 meter). Jika ukuran atom hidrogen memiliki diameter 106.000 femtometer maka ruang kosong pada sebuah atom hidrogen adalah sebesar 106.000 kali benda padatnya. Karena dalam satu molekul air terdapat 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen, maka secara kasar ruang kosong pada sebuah molekul air (hanya dari sumbangan dari atom hidrogen) adalah sebanyak 212.000 kali benda padatnya. Jadi, pada segelas air penuh di atas, ruang kosongnya paling tidak menempati 99.999528%. Sementara benda padatnya hanya 0.000472%!

Jadi, jika hari ini Anda merasakan kesempitan yang luar biasa sehingga Anda memiliki alasan untuk tidak berterima kasih (bersyukur) pada Tuhan, maka Anda adalah ciptaan-Nya yang sangat durhaka. Jika Anda berhenti mencoba alternatif penyelesaian satu masalah hanya karena telah melakukan 10 upaya berbeda, maka Anda sedang menafikan lebih dari 211.990 cara lain yang disediakan Tuhan untuk ditemukan.

Bahkan seorang inventor paling hebat yang pernah dicatat, Thomas Alva Edison, saat menemukan bola lampu hanya menggunakan kurang dari 0.005% peluang yang disediakan-Nya. Bagaimana dengan Anda?

Have a great invention….

Tidak ada komentar: